Kamis, 30 Oktober 2014

REVIEW ROYAL GARDEN SPA TEBET JAKARTA

                   Spa? Wanita mana yang tidak tergoda untuk melakukan aktifitas yang satu ini? dan sayalah salah satunya. Selama 27 tahun hidup seorang Senja (nama saya) tidak pernah menginjakkan kaki ke salon untuk spa treatment namun karena pekerjaan saya yang baru menuntut penampilan prima maka mau tak mau saya mencoba perawatan spa tubuh. Saya bekerja sebagai seorang sekretaris country manager di sebuah maskapai penerbangan asing sering sekali saya diajak oleh Pak Bos untuk menghadiri Luncheon, Gala Dinner, meeting antar perusahaan bahkan Cocktail Party. Maka dari itulah saya berusaha mempercantik diri dengan perawatan spa salon. Di Jakarta banyak sekali salon spa yang menawarkan jasa perawatan tubuh mulai dari massage, scrub, body mask, steam bahkan milk bath.   
                 Saya secara tak sengaja mencoba Royal Garden Spa di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Karena disini harganya murah untuk ukuran Jakarta di tahun 2014 ini. Ada banyak pilihan paket Spa disana namun saya lebih tertarik untuk mencoba Whitening Spa Treatment. Karena saya reservasi by phone maka saya tidak perlu antri lama-lama untuk mendapatkan treatment. Cuma menunggu sekitar 20 menit itu pun dikarenakan therapist sedang istirahat makan siang. Saya diantar ke lantai 2 lalu saya masuk ke ruangan bilik kecil ukuran 1,5x 2 meter kurang lebih luasnya yang ada ranjang untuk pijat dan sebuah lemari kecil.

Seragam Therapist Royal Garden
                 Sebelumnya therapist memberikan saya kemben dan panty sekali pakai. Saya disuruh berbaring untuk dipijat seluruh tubuh saya dengan krim pijat. Pijatannya enak namun bagian leher tidak dipijat oleh therapist, padahal saya ingin sekali leher saya dipijat karena belakangan ini saya sering mengeluh sakit kepala dengan gangguan leher pegal dan kaku.Setelah itu saya dia mengoleskan lulur scrub varian Goat Milk yang konon dapat mencerahkan kulit lebih cepat sambil dipijat ringan, namun lagi-lagi yang di lulur hanya bagian punggung, tangan, kaki dan leher. Saat therapist keluar dari ruangan, saya mengambil beberapa bagian lulur untuk saya oleskan sendiri di area pantat, perut dan dada ( ha ha ha ha....semoga mereka tidak tahu kalo saya melakukan hal ini). Beda dengan salon spa lain yang memberikan perawatan lulur seluruh tubuh tanpa kecuali ( saya bisa menulis komentar seperti ini setelah membandingkan dengan Cherry Blossom Spa, tunggu review saya selanjutnya tentang Cherry Blossom Spa). 

                Setelah lulur agak mengering therapist akan membersihkan lulur yang menempel dengan cara digosok-gosokkan dengan tangan. Tahap selanjutnya therapist akan melumuri tubuh kita dengan masker tubuh ( body mask). Masker ini lagi-lagi dioleskan hanya di area yang sama seperti lulur, tidak mencakup seluruh tubuh. Muka saya juga di olesi masker wajah bengkoang yang dapat mencerahkan warna kulit muka. Setelah kering saya disuruh memakai kimono untuk menuju ke kamar mandi yang ada bathtube-nya. Disini beda dengan Cherry Blossom, disini kamar mandi terpisah dengan tempat pijat spa. Kalo Cherry Blossom digabung. Di tulisan brosur adalah mandi susu, setelah dikamar mandi saya pun mengacak acak air di bathtube untuk mencari susunya dimana? kok nggak putih? bukannya susu dicampur air pun tetap terlihat putih? Namun yang saya lihat hanya busa sabun saja. Ternyata mungkin yang dimaksud mandi susu adalah mandi dengan sabun yang mengandung susu. Ya sudahlah...mandi saja pikirku lagi pula apa sih yang diharapkan dari harga 210 ribu untuk paket yang saya ambil. Ada juga paket hemat 155 ribu meliputi pijat, lulur dan masker atau pijat, lulur dan mandi susu.Setelah mandi berendam di air hangat saya diberikan minum teh hangat manis oleh therapist. Saya pun diberikan kartu member Royal Garden dan Voucher gratis masker wajah sebagai complimentary pelanggan pertama salon spa mereka. Semua treatment ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.  Semoga review saya bermanfaat, jangan lupa komentarnya ya?

Kata kunci: review, kosmetik, kulit, jerawat, salon, spa, cosmetic, skin, acne,jakarta.

2 komentar:

  1. Tempatnya gmn mbak? Rencana mau kesana juga sih tapi mau cari tau dulu tempatnya nyaman ga dan layananannya bagus ga, jangan sampe asal pijet sama oles lulur aja heheh

    BalasHapus
  2. Saya udah nyoba tempat spa ini kemarin. Ruang pijatnya kurang representatif menurut saya...therapistnya kalo mijet asal mijat, jadi keluar dari sana badan saya sakit semua....saya hobby pijat jadi agak ngerti mana yang pake teknik dan mana yg tidak....sy ngga recommended sih

    BalasHapus